Diskon besar di banyak kategori produk.
0 produk di keranjang belanja Anda

Tidak ada produk di keranjang.

Makna Yang Terkandung Lirik Lagu Indonesia Raya Tiga Stanza

Makna Yang Terkandung Lirik Lagu Indonesia Raya Tiga Stanza – Lagu Indonesia Raya adalah lagu kebangsaan milik negara Indnesia. Pada saat berlangsung upacara dan acara tertentu lagu Indonesia aya selal dikmandangkan. Namun, tahukah anda bahwa lagu Indonesia Raya yang biasa dinyanyikan meilii tiga stanza? Lagu Indonesia ternyata terdiri dari stanza dan yang biasa dinyanyikan merupakan stanza satu.

Pada tahun 1920-an tokoh nasinal K.H. Agus Salim meminta kepada komponis-kmponis Indonesia untuk membuat sebuah lagu sebagai lagu kebangsaan Indonesia melalui media surat kabar. W.R. Soepratman pun yang kala itu merupakan seorang jurnalis dan komponis pun menciptakan lagu Indonesia Raya.

Lagu Indonesia Raya pertama kali diperdengarkan versi instrumentalnya tanpa lirik lagu Indonesia Raya dalam kongres pemuda ke dua tanggal 28 Oktober 1928. Meskipun sempat di larang karena liriknya yang mengandung kata merdeka, namun lagu ini kini menjadi abadi dan akan selalu dinyanyikan oleh selurh bangsa Indonesia versi stanza satu. Untuk mengetahui stanza-stanza lain dari lau Indonesia Raya, berikut adalah lirik dari Indonesia Raya iga stanza beserta maknanya.

Lirik Stanza I dan Maknanya

Indonesia tanah airku,t anah umpah daraku,

Di sanalah aku berdiri jadi pandu ibuku

Indonesia kebangsaanku, bangsa dan tanah airku,

Marilah kita berseru Indonesia bersatu

Hiduplah tanahku, hiduplah negeriku

Bangsaku, Rakyatku, semuanya

Bangulah jiwanya, bangunlah badannya

Untuk Indonesia Raya

Indonesia Raya, merdeka merdeka

Tanahku negeriku yang kucinta

Indonesia Raya, merdeka merdeka

Hiduplah Indonesia Raya

Pada stanza pertama lirik lagu Indonesia Raya ini penciptanya membeikan pengambaran tentang seberapa pentingnya sebuah persatuan dan kesatuan untuk menciptakan bangsa Indonesa yang lebih kuat. Semua harus memliki rasa persatuan meski berbeda-beda dlam hal suku, agama, ras dan budaya.

Pada lirik ‘marilah kita berseru, Indonesia bersatu’ dimaknai sebagai lirik yang mengandung semangat untuk meraih kemerdekaan Indonesia. Lirik ‘bangunlah jiwanya, bangunlah badannya’ pada stanza pertama tidak berbunyi demikian. Namun, atas usul Soekarno lirik tersebut diganti dari ‘bangunlah badannya, bangunlah jiwanya’ karena badan seseorang tidak akan bangun jika jiwa tidak bangun lebih dahulu.

Lirik Stanza II dan Maknanya

Indonesia tanah yang mulia, tanah kita yang kaya

Di sanalah aku berdiri, untuk selama-lamanya

Indonesia tanah pusaka,pusaka kita semuanya

Marilah kita mendoa Indonesia bahagia

Suurlah tanahnya, suburlah jiwanya

Bangsanya,rakyatnya, semuanya

Sadarlah hatinya, sadarlah budinya

Untuk Indonesia Raya

Indonesia Raya, merdeka medeka

Tanahku, negeriku yang kucinta

Indonesia Raya, merdeka merdeka

Hiduplah Indonesia Raya

Stanza kedua lirik lagu Indonesia Raya, W.R Soepratman memberikan makna sebagai pengingat bahwasanya Indonesia merupakan negeri dengan banyak kekayaan. Indonesia adalah negeri yang memiliki tanah yang subur. Indonesia adalah negeri yang memiliki alam beserta kekayaan yang melimpah di dalamnya.

Pada stanza kedua lagu Indonesia Raya ini pula sang pencipta lagu juga menigatkan untuk bangsa Indonesia agar mejadi bangsa yang baik dan memiliki budi pekerti yang baik. Serta terdapat harapan untuk menjadian bangsa Indonesia menjadi bangsa yang selalu dan senatiasa berbahagia.

Lirik Stanza III dan Maknanya

Indonesia tanah yang suci, tanah kita yang sakti

Di sanalah aku berdiri, menjaga ibu sejati

Indonesia tanah berseri, tanah yang aku sayangi

Marilah kita berjanji, Indonesia abadi

Slamatkan rakyatnya, slamtankan puteranya

Pulaunya, lautnya, semuanya

Majulah negerinya, majulah pandunya untuk Indonesia Raya

Indonesia Raya, merdeka merdeka

Tanahku, negeriku, yang kucinta

Indonesia Raya, merdeka merdeka

Hiduplah Indonesia Raya

Stanza terakhir lirik lagu Indonesia Raya ini, Soepratman memberikan penegasan bahwa Indonesia adalah murni milik rakyat Indonesia dan bukan hasil rampasan tanah milik bangsa lain. Rakyat Indonesia dalam stanza tiga ini disampakan Soepratman harus selalu mencintai dan menjaga keutuhan NKRI. Serta selalu menjaga kekayaan alam yang dimiliki bangsa Indonesia.

Dalam lirik ‘slamatlah putranya, pulaunya, lautnya, semuanya’ jelas bahwa Indonesia ukan hanya merdeka tanahnya tetapi merdeka pula rakyatnya, merdeka para pemuda dan merdeka laut dan segalanya yang ada di Indonesia.

Makna yang tekandung dalam lirik lagu Indonesia Raya stanza tiga ini memiliki makna yang sangat dalam berisi harapan-harapan untuk bangsa Indonesia, semangat dalam meraih kemerdekan kala itu.